Ragam
Polsek Hutaimbaru Gelar Forum ‘Lopo Mardomu Bulung’ untuk Perkuat Kamtibmas
PADANGSIDIMPUAN – Polsek Hutaimbaru menggelar forum dialog terbuka bertajuk “Lopo Mardomu Bulung” melalui program “Kopi Kamtibmas” di Lopo Kopi Mapolsek Padangsidimpuan Hutaimbaru, Jumat (24/7/2026) pagi.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan sinergitas keamanan bersama masyarakat. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Hutaimbaru, Iptu Ahmad Edi Sitompul.
Acara ini dihadiri oleh jajaran personel Polsek, personel Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Beberapa tokoh masyarakat yang hadir di antaranya Iwan Harahap, Ucok Harahap, Mursal Pakpahan, Khoiruddin Harahap, Manahan Nasution, dan Nasir Siregar.
Kapolsek Hutaimbaru, Iptu Ahmad Edi Sitompul menjelaskan bahwa kegiatan dialog ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky, S.H., S.I.K., M.H.
“Program ‘Kopi Kamtibmas’ ini kami rancang untuk membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui dialog yang terbuka,” ujar Iptu Edi Sitompul.
Ia menambahkan, nama “Lopo Mardomu Bulung” diambil dari filosofi budaya Mandailing dan Angkola yang berarti persatuan, berkumpulnya tekad, dan perlindungan bersama. Forum ini fokus membahas penguatan Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah Hutaimbaru.
Selain membahas keamanan, pertemuan ini menjadi wadah komitmen bersama untuk memberantas peredaran narkoba, menyelesaikan masalah sosial, serta mensosialisasikan optimalisasi Layanan Call Center 110 agar pelayanan kepolisian lebih cepat merespons aduan warga.
“Bersama Bapak Kapolres, kami berkomitmen menghadirkan sosok Polri yang Presisi dan humanis untuk menjadikan wilayah hukum Polsek Hutaimbaru tetap aman dan kondusif,” tegas Kapolsek.
Dalam dialog tersebut, warga dan tokoh masyarakat yang hadir menyatakan komitmennya untuk ikut menjaga lingkungan, menjauhkan generasi muda dari narkoba, serta menyebarluaskan nomor layanan darurat 110.
Forum ini disepakati akan menjadi wadah rutin untuk menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat secara bermusyawarah. (JK)
