Peristiwa
9 Rumah Ludes Sekejap, Pemuda 32 Tahun Ditemukan Tewas Terpanggang
PADANGSIDIMPUAN – Sembilan unit rumah semi permanen hangus terbakar di Jalan Muhammad Tohir Daulay (eks Jalan Gaharu), belakang SMPN 1, Lingkungan Wek IV, Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, pada Jumat dini hari (25/9/2026).
Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB ini mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia serta kerugian materiil yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp2 miliar.
Kebakaran hebat ini diduga bermula dari rumah milik Rahmat Pulungan. Karena bangunan di kawasan tersebut mayoritas berstruktur semi permanen dan saling berdekatan, kobaran api dengan sangat cepat merambat ke bangunan di sekitarnya.
Warga setempat sempat bahu-membahu menjinakkan api dengan alat seadanya sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Padangsidimpuan pada pukul 03.10 WIB.
Tak lama berselang, petugas kepolisian dan armada pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemadaman.

Api baru berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 05.10 WIB setelah Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padangsidimpuan mengerahkan 5 (lima) unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.
Dalam musibah ini, seorang pemuda bernama Rahmad Efendi Pulungan (32), yang berstatus sebagai pelajar/mahasiswa, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya.
Berdasarkan keterangan warga setempat, korban selama ini diketahui tinggal seorang diri.Kepala Lingkungan (Kepling) IV Kelurahan Kantin, Muhammad Rasoki, memberikan kesaksiannya di lokasi kejadian terkait situasi awal kebakaran yang terjadi begitu cepat.
“Api diketahui telah membesar secara tiba-tiba di lokasi kejadian,” ujar Muhammad Rasoki saat memberikan keterangan kepada petugas.
Adik kandung korban, Muhammad Riadi Pulungan (26), mengaku terkejut saat mendapati rumah abangnya sudah dilalap si jago merah. Saat kejadian, Riadi sedang tidak berada di tempat.
“Pada saat kejadian saya sedang berada di luar rumah. Setelah memperoleh informasi bahwa rumah abang saya, Rahmat Pulungan, terbakar, saya langsung menuju lokasi kejadian,” kata Muhammad Riadi dengan nada duka.

Selain merenggut korban jiwa, kebakaran ini menghanguskan total 9 rumah warga dan berdampak pada 4 rumah lainnya.
Berikut rincian data warga yang mengalami musibah:
Daftar 9 Rumah Terbakar Total:
1. Masdewi Siregar, 2. Mahrud Harahap, 3. Dasopang, 4. Munadi, 5. Suhena Dalimunthe, 6. Mudah Dalimunthe, 7. Sofyan Siregar, 8. Mariani BTB, dan 9. Salman Harahap.
Daftar 4 Rumah Terdampak (Rembesan Api & Jalur Pemadaman):
1. Jul Fahmi, 2. Nurhasanah, 3. Nur Lela, dan 4. Isman Juang.
Penyelidikan Polisi dan Langkah Lanjutan
Sekitar pukul 05.58 WIB, Tim INAFIS Polres Padangsidimpuan bersama tim medis RSUD tiba di lokasi untuk mengevakuasi jenazah korban.
Pada pukul 06.26 WIB, jasad Rahmad Efendi langsung dibawa ke RSUD Kota Padangsidimpuan guna penanganan medis lebih lanjut.
Pihak kepolisian sejauh ini menduga kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek. Namun, kepastian hukumnya masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Noval N.G Desky melalui Kasat Reskrim, AKP Hasiholan Naibaho menyatakan bahwa penyelidikan mendalam masih terus berjalan.
“Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh Tim INAFIS,” jelas Kasat.
Sejumlah pejabat daerah terpantau hadir langsung di lokasi untuk memimpin penanganan pascabencana, di antaranya Camat Padangsidimpuan Utara Andri Gunawan Harahap, Lurah Kantin Safwan Tanjung, Sekretaris Damkar Ismail Marzuki, serta jajaran perwira Polres Padangsidimpuan seperti Pawas IPTU Eko Bertom J.C. Panjaitan dan Kanit III Satreskrim IPDA Fithri Adi.
Saat ini, pihak kelurahan dan kecamatan tengah berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas serta Babinsa untuk melakukan pendataan menyeluruh terkait bantuan logistik yang dibutuhkan.
Warga yang kehilangan tempat tinggal sangat membutuhkan uluran tangan berupa tempat pengungsian sementara, bahan pangan pokok, dan pakaian layak pakai. (JK)
