Connect with us

Pemerintahan

Safari Ramadhan, Bupati Tapsel Gus Irawan Janjikan Perbaikan Jalan Longsor di Tantom

Bahana Pena

Published

on

TAPANULI SELATANBupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menghadiri kegiatan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M yang dipusatkan di Masjid Raya Nurul Huda, Desa Situmba, Kecamatan Tano Tombangan (Tantom) Angkola, Kabupaten Tapsel, Selasa, (10/3/26).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Mari Bangkit Bersama Membagusi Tapsel” dihadiri Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, Anggota DPRD Tapsel Karisos Limbong, Staf Ahli Bupati, Asisten III, Ketua Dharma Wanita Persatuan Tapsel Ny. Ira Sofyan Adil Siregar, Kapolsek Batang Angkola Triharjanto, Kadis Perikanan, Plt Kadis Pertanian, Kadis KB, Kabag Pertamanan, Kabag Kesra Setdakab, serta Camat Tantom Angkola Indra Sakti.

Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Desa Situmba Kecamatan Tantom Angkola ini.

Bupati menjelaskan, jadwal kunjungannya ke Kecamatan Tantom Angkola mengalami sedikit perubahan karena padatnya agenda kedinasan.

“Terima kasih atas sambutan masyarakat. Sebenarnya jadwal kita di Tantom hari Kamis, namun dimajukan menjadi Selasa karena besok saya harus menghadiri agenda lain di Medan,” ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menanggapi sejumlah aspirasi masyarakat, khususnya terkait kondisi infrastruktur jalan yang rusak akibat bencana longsor pada akhir tahun 2025 lalu.

Ia menegaskan, pemerintah daerah telah mencatat seluruh usulan masyarakat untuk segera ditindaklanjuti.

“Saya sudah mendengar langsung aspirasi masyarakat. Alokasi anggaran pembangunan untuk Kecamatan Tantom Angkola tahun ini meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Menurutnya, kerusakan jalan di Desa Situmba akibat longsor menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat karena tidak memiliki jalur alternatif.

“Jalan ini sangat penting karena tidak ada alternatif lain. Jika dibiarkan, kerusakannya akan semakin parah. Karena ini disebabkan bencana, maka peluang untuk segera kita tangani cukup besar,” tegasnya.

Disebutkannya, hampir seluruh wilayah terdampak bencana, dengan 14 dari 15 Kecamatan mengalami kerusakan, termasuk pada sektor pertanian.

“Tercatat lebih dari 3.000 hektare sawah terdampak bencana di Tapsel. Karena itu kita berharap Kecamatan Tantom yang dikenal sebagai salah satu lumbung beras di Tapsel dapat kembali meningkatkan produksi pertaniannya,” ungkapnya.

Untuk mendukung peningkatan produksi pertanian tersebut, Bupati juga memperkenalkan varietas padi unggul baru bernama Gama Gora, hasil persilangan padi lahan air dan padi darat yang dinilai memiliki potensi produktivitas tinggi.

“Dengan varietas Gama Gora ini, hasil panen bisa mencapai 9,6 ton per hektare. Nantinya bibit ini akan kita bagikan kepada para petani agar bisa ditanam di wilayah ini,” pungkasnya.

Kegiatan Safari Ramadhan tersebut juga diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Al Ustadz H. Hasanuddin Tanjung, Lc, yang mengajak masyarakat menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum memperkuat keimanan, kebersamaan, serta kepedulian sosial. (JK)