ArtikelTopik Terkini

ROADMAP OLAHRAGA HANDBALL MENUJU PENTAS JUARA

Penulis Oleh : Syamsul Lubis S.Pd M.Pd

(Pengurus ABTI Sumut Kordinator Wilayah Tabagsel) 

Perjalanan olahraga bola tangan (handball) di Sumatera Utara telah merambah hingga kedaerah-daerah, dari perkotaan hingga pelosok perkampungan.

Dari zona kampus permainan tujuh lawan tujuh ini juga sudah dimainkan disekolah tingkat dasar hingga tingkat SMA sederajat, massifnya sosialiasi dan pemassalan bola tangan yang dilakukan pengurus Asosiasi Bola Tangan Sumatera Utara secara menyeluruh dan serentak dari berbagai jenjang usia, mulai dari zona kampus hingga sekolah merupakan bagiandari persiapan pembentukan tim Sumatera utara.

Pengembangan bola tangan terus dikebut hingga telah menyentuh jenjang sekolah dasar dan telah menjadi ekstrakurikuler diberbagai sekolah.

Kekuatan menggerakkan organ ABTI (Asosiasi Bola tangan Indonesia) handball dikabupaten dan kota adalah satu langkah yang menjadi prioritas untuk mengenalkan bola tangan diseluruh kelompok usia, zona sekolah, komunitas hingga merambah ke instansi dan Lembaga.

Prestasi yang ada dan membanggakan tim handball Sumatera Utara (Sumut) pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Handball 2025 yang digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat pantas diacungi jempol setelah sukses membawa pulang tiga medali sekaligus: Emas di kategori Putri Handball Outdoor, Perak di kategori Putra Handball Outdoor, dan Perunggu di kategori Putri Handball Beach menjadi cikal bakal motivasi berprestasi dimasa depan bagi anak-anak Sumatera Utara terkhusus dari Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) sebagai salah satu kewilayahan yang terdiri dari lima kabupaten kota.

Tentu menjadi kebanggan tersendiri bagi kita bila kelak putera daerah Tabagsel bisa tampil dilevel nasional hingga suatu masa menggunakan jersey merah putih.

Semangatnya ketua ABTI Sumut tentu semangatnya kita juga. Dengan kebersamaan dan komitmen tinggi, kita siap untuk hadirkan bola tangan disemua kalangan stakeholder untuk bisa berterima sebagai satu pilihan olahraga seru dan mengasikkan, berterima dibanyak kalangan tanpa batas usia, batas gender dengan lapangan kecil nan bersahabat bagi kaum muda diperkotaan yang terbatas sarana olahraga.

Dengan telah diterimanya ABTI sebagai bagian dari KONI, dan dengan telah digelarnya event bola tangan piala Gubernur Sumatera Utara merupakan satu percepatan nan penting untuk keberadaan bola tangan diseluruh Sumatera Utara.

Lahirnya design event bola tangan piala Walikota/Bupati menjadi bukti nyata progres pembinaan olahraga bola tangan di Sumatera Utara telah merata seiring berdirinya pengurus kabupaten/kota dibawah arahan Ketua Umum Pengprov ABTI Sumut, Hendra Cipta serta jajaran kepengurusan.

Tim ABTI bergerak dengan arah yang sama hingga mengakar, bertumbuh, berkembang dan menciptakan ekosistem pengembangan olahraga dengan passion tersendiri, bermain kreatif, cepat, akurat melalui pendekatan teknik, kekuatan kerjasama tim layaknya permainan futsal, basket dan bola voli dan mengkolaborasikan semuanya kedalam satu game yaitu Handball.

Merupakan suatu keharusan bagi penerima mandat ABTI melakukan langkah-langkah kongkrit dalam mendesign pengembangan bola tangan dari semua kategori usia melalui gerak pemanduan bakat dan gelaran kompetisi yang berjenjang untuk temukan bakat special dengan mentalitas juara. Tentu bukan hal yang mudah layaknya membalikkan telapak tangan, tetapi pekerjaan rumah ini harus berlaku bagi semua jajaran kepengurusan.

Upgread kapasitas pelatih dan wasit yang dilakukan oleh ABTI Sumut telah menunjukkan hasil yang nyata setelah para kadernya langsung “meniup peluit” dalam event yang digelar diberbagai tempat.

Sistem pembinaan yang terarah telah melahirkan pemain-pemain berkualitas dengan teknik, mental, dan pemahaman taktik yang semakin matang, ini terlihat nyata dengan semakin banyak muncul atlet berbakat dari berbagai tingkat usia dan jenjang pembinaan.

Kompetisi yang terorganisasi dengan baik otomatis akan berdampak sigifican dalam pembentukan motivasi berprestasi karena memungkinkan proses menemukan atlit berbakat dan regenerasi atlet berjalan, berkesinambungan sehingga terciptan iklim kompetisi yang sehat dan kompetitif baik di tingkat daerah hingga nasional.

Untuk sampai disini penulis salut atas kepemimpian ketua umum ABTI Sumut, Hendra Cipta dan sekjen serta tim kepengurusan yang hingga kini setia memberi arah dalam memandu gerak pembinaan. Seiring waktu berjalan, olahraga Bola tangan diwilayah Tabagsel akan semakin membumi yang dimulai dari penguatan sistem pembinaan usia dini, mengintegrasikan handball masuk dan teraplikasikan di kurikulum sekolah dan kampus.

Program peningkatan SDM kepelatihan dan perwasitan akan menyempurnakan kompetisi ditiap jenjang, termasuk liga kelompok usia yang berkesinambungan. Tentunya tim pelajar dan komunitas mahasiswa sangat membutuhkan hadirnya banyak event Handball sebagai ajang uji kemampuan dan momentum evaluasi Latihan.

Penulis optimis grassroots akan benar-benar bergairah, bergerak dan bertumbuh menuju tim yang lebih solid. Seperti permainan futsal dan bola basket, permainan bola tangan akan semakin digandrungi anak muda seiring terbentuknya club dan lahirnya komunitas anak muda dalam hobi yang sama yakni handball.

Bermain Handball tidak butuh lapangan besar, dengan aturan sederhana juga mudah difahami. Tim bisa main dilapangan sekolah, GOR, bahkan lapangan sewaan. Handball tidak terlalu bergantung pada infrastruktur yang eksklusif yang dapat menghalangi keinginan untuk bermain tampil dan mengekspresikan motivasi berprestasi secara tim.

Walau bermain diruang sempit, tempo cepat dan membutuhkan daya tahan yang tinggi menjadikan permainan handball sangat asyik ditonton dan attraktif. Kontrol bola yang baik dan pengambilan keputusan cepat menjadikan penonton terhibur dipinggir lapangan.

Dengan lahirnya event handball antar sekolah, antar kampus, dan event daerah yang konsisten tiap tahun adalah Langkah nyata dalam menyemarakkan handbalball untuk semua kalangan, walau tidak selalu sempurna, tapi kontinuitasnya harus tetap terjaga untuk mengokohkan pondasi pengembangan olahraga bola tangan menuju pentas juara untuk menghantarkan ABTI SUMUT maju, berprestasi.

Related Articles

Back to top button